Image Hosted by UploadHouse.com

Judul : Mengampuni Diri Sendiri, Orang Lain, Allah dan Gereja

Penulis : Father Eamon Tobin

Penerbit : Bina Communio

Cetakan : I, April 1999

Tebal Buku : 74 halaman

 

Pertama saya melihat buku ini, saya langsung menyadari sesuatu: mengampuni adalah hal yang sulit dan butuh perjuangan!

Dalam buku ini ditulis bahwa pengampunan adalah caraNya Tuhan berususan dengan luka hati. Jadi secara tidak langsung, tindakan mengampuni yang berhasil kita lakukan merupakan tindakan sebagai murid Yesus yang sejati.

Buku ini menjelaskan bahwa mengampuni itu perlu perjuangan, dan doa memohon pada Tuhan secara terus menerus. Namun, jika kita tidak ada niat mengampuni, semua itu sia-sia. Perkara mengampuni perlu waktu dan kesabaran. Dan mengapa terkadang kita sulit mengampuni orang lain? Jawabannya karena kita sendiri sulit mengampuni diri kita sendiri.

Keinginan mengampuni juga bergantung dari besar kecilnya luka yang ada dalam hati kita. Pengampunan memerelukan kesabaran yang tinggi, kita tidak dapat memaksakan diri kita untuk langsung mengampuni. Kesediaan kita berdoa bagi orang yang menyakiti kita merupakan satu langkah bagus dalam konsep mengampuni.

Tetapi buku ini juga menyantumkan sebuah hal krusial dalam usaha kita mengampuni orang lain, terdapat di halaman 38:

“Bahaya terbesar dalam proses mengampuni dan memperbaiki hubungan adalah mungkin kita melakukannya tidak dengan sepenuh hati.”

Jadi untuk mengampuni, memang perlu hati yang besar dan lapang, dan KETULUSAN.

Buku ini menjelaskan berbagai hal dan berbagai insan yang bisa menyakiti kita. Dan terkadang, Gereja pun bisa menyakiti kita, seperti ketika orang terdekat kita meninggal tidak ada satu pun Gereja yang memberi ucapan bela sungkawa, atau ketika kita memiliki masalah dan pergumulan, sang pendeta malah bersikap berlebihan dalam menanggapinya. Hal-hal ini sungguh manusiawi terjadi.

Buku ini sangat bagus untuk semua orang, terutama bagi mereka yang terluka. Buku ini berisi langkah-langkah yang akan sangat membantu dalam proses mengampuni. Dan terlebih juga, banyak landasan biblis yang menjadi dasar dalam konsep mengampuni.

Jadi mengampuni itu bukanlah hal yang bisa terjadi kalau tidak ada niat yang tulus. Mengampuni juga perlu waktu dan kesabaran, serta bantuan dari Yesus Kristus. Dimana ada kemauan, pasti ada jalan.

Semoga bermanfaat. God bless you!